Selasa, 04 September 2012

Hari Ini

hari ini , aku duduk termenung
menunggu dia yang tak kunjung datang.
janji yang dulu terucap
masih tersimpan dalam ingatan ini

hari ini, harusnya jadi hari itu
hari dimana kau ada disini
menyatukan yang seharusnya bersatu

hari ini, seperti biasa
selalu saja menunggu
moment indah yang kau janjikan

hari ini, esok dan seterusnya
hingga kau hadir,
akan menjadi hari kelabu
hari yang penuh lara karenamu


Rabu, 08 Agustus 2012

DEWASA

Happy Birthday, Selamat ulang tahun, dan sebagainya.. banyak ucapan selamat seperti itu yang Mhuly terima di tanggal 12 Juli,,, Yaa, tepat hari itu Hari Kelahirannya Mhuly di muka bumi ini. Usia Mhuly saat ini sudah 20 tahun. Tidak terasa sudah 1/5 abad Mhuly menjalani kehidupan di bumi ini.(Lebayyy)

Di usia Mhuly yang 20 tahun ini, Mhuly banyak menerima Kado dari Allah SWT, begitu banyak mimpi yang terwujud dan target yang tercapai. ALHAMDULILLAH.
Namun, ada ungkapan dari kawan Mhuly yang membuat Mhuly berpikir, merenung, bahkan bercermin (#NahLoh)
"Mhuly, dewasamko, janganmko begitu," seperti itulah kata kawan Mhuly dengan dialek daerahnya. :)

DEWASA?? apa sih arti dewasa?? kenapa kita harus dewasa?? memangnya kalo tidak dewasa apa yang akan terjadi, bla..bla..bla.. Begitu banyak pertanyaan yang muncul dari diri Mhuly sendiri.
Sebenarnya sudah lama pertanyaan-pertanyaan itu muncul di kepala Mhuly, hanya saja saat ini Pertanyaan itu semakin sering menghantui Mhuly.

Ada kata bijak " Tua itu Mutlak, Dewasa itu Pilihan". Dan Mhuly memilih untuk tidak dewasa. Mhuly memilih untuk tetap menjadi Mhuly yang orang bilang kekanak-kenakan. alias Mhuly memilih untuk jadi anak-anak. Kehidupan anak-anak jauh lebih simple (apa adanya), lebih menyenangkan, lebih bebas, dan lebih ekspresif. Berbeda dengan kehidupan orang dewasa yang kaku, banyak aturan, penuh intrik dan kepalsuan.(My opiny)

Tapi, kata DEWASAyang terlontar dari mulut kawan Mhuly, membuat Mhuly berpikir dan terus berpikir, apa benar dewasa seperti itu?? Kalau memang benar, kenapa banyak yang mengharuskan kita untuk dewasa, seakan-akan dewasa itu adalah sosok yang WOW :D

Akhirnya Allah memberikan Mhuly petunjuk dengan kejadian-kejadian bersama orang-orang yang benar-benar dewasa. Bukan seperti orang-orang yang MENGAKU dewasa tetapi sikapnya JAUH LEBIH KEKANAK-KANAKAN dari sikap Mhuly (just opiny).

Bagi Mhuly DEWASA adalah sosok yang bisa mengontrol diri dalam bersikap dan berpikir, sosok yang tahu mana yang benar dan mana yang salah, sosok yang bijak, punya pemikiran jangka panjang.

Pemikiran Mhuly tentang kehidupan orang dewasa yang kaku, banyak aturan, penuh intrik dan kepalsuan itu salah. Kehidupan seperti itu dimiliki oleh ORANG YANG MENGAKU DEWASA. Justru kehidupan orang dewasa itu lebih tentram, damai, Teratur, santai.

Dulu Mhuly juga beropini kalau orang dewasa itu terlalu BANYAK PIKIR, dan menurut MHuly itu ribet dan kelamaan. Selama ini Mhuly langsung bertindak tanpa pikir panjang. Makanya tidak jarang banyak orang yang salah paham bahkan sampai sakit hati. Tapi, sekarang Mhuly mulai berusaha untuk Berpikir sebelum bertindak.

"Dan, Mhuly yang sekarang memilih untuk berusaha Dewasa tetapi tidak Mengaku Dewasa." #Insya Allah ^_^

Selasa, 15 Mei 2012

ALL IS YOU

Rangkaian kata yang muncul saat mengikuti seleksi PPAN ( Pertukaran Pemuda Antar Negara ) di tahun 2012,, yaaa walaupun tidak terpilih, tapi dengan mengikuti program itu, saya jadi punya kenalan baru, pengalam baru, dan yang satu ini :

#Rangkain Kata Yang Tidak Terencana -> Muncul Begitu saja, tetapi sudah di EDIT ^_^ (lebayyyy)

 
My brain just think one thing,, 

My eyes just see one face,,

My ears just hear one voice,,

My hand just hold one hand,,

My heart  just keep one heart,,


And All is You

Nothing better than You :-)

Kamis, 26 Januari 2012

Untuk Yang Membuatku Bahagia ^_~

Saat Matamu Menatap Mataku . . .

Aku Terdiam, Tanpa Kata . . . 

Saat Jemarimu Menyentuh Jemariku . . .

Aku Terpaku, Diam Membisu . . . 

Mungkinkah Ini Yang Namanya Cinta . . .

Ataukah Hanya Hasrat Belaka . . .

Kutak Peduli . . .

Karena Ku Tahu ,

Aku Bahagia Dengan Dirimu  . . .

Selasa, 01 November 2011


-->
PERBANDINGAN KONDISI LALU LINTAS 
DI INDONESIA DENGAN DI JEPANG

A. LATAR BELAKANG
Lalu lintas di dalam Undang-undang No 22 tahun 2009 didefinisikan sebagai gerak Kendaraan dan orang di Ruang Lalu Lintas Jalan, sedang yang dimaksud dengan Ruang Lalu Lintas Jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi gerak pindah Kendaraan, orang, dan/atau barang yang berupa Jalan dan fasilitas pendukung. Tata cara berlalu lintas di jalan diatur dengan peraturan perundangan menyangkut arah lalu lintas, perioritas menggunakan jalan, lajur lalu lintas, jalur lalu lintas dan pengendalian arus di persimpangan. Ada tiga komponen terjadinya lalu lintas yaitu :
1.       Manusia sebagai pengguna
Manusia sebagai pengguna dapat berperan sebagai pengemudi atau pejalan kaki yang dalam keadaan normal mempunyai kemampuan dan kesiagaan yang berbeda-beda (waktu reaksi, konsentrasi dll). Perbedaan-perbedaan tersebut masih dipengaruhi oleh keadaan phisik dan psykologi, umur serta jenis kelamin dan pengaruh-pengaruh luar seperti cuaca, penerangan/lampu jalan dan tata ruang.

2.       Kendaraan
Kendaraan digunakan oleh pengemudi mempunyai karakteristik yang berkaitan dengan kecepatan, percepatan, perlambatan, dimensi dan muatan yang membutuhkan ruang lalu lintas yang secukupnya untuk bisa bermanuver dalam lalu lintas.

3.       Jalan
Jalan merupakan lintasan yang direncanakan untuk dilalui kendaraan bermotor maupun kendaraan tidak bermotor termasuk pejalan kaki. Jalan tersebut direncanakan untuk mampu mengalirkan aliran lalu lintas dengan lancar dan mampu mendukung beban muatan sumbu kendaraan serta aman, sehingga dapat meredam angka kecelakaan lalu-lintas.
Berdasar atas ketiga komponen tersebut maka penulis akan membandingkan Kondisi Lalu Lintas di Indonesia dengan di Negara Jepang.

B.ISI
Sebagaimana telah kita ketahui bahwa Negara Indonesia adalah salah satu Negara yang termacet di dunia. Hal ini dapat kita lihat di Kota Jakarta, yang saat ini juga mulai menjangkiti Kota Makassar. Berbeda dengan Indonesia, Negara Jepang yang memiliki kepadatan penduduk dan wilayah yang kecil, tidak perlu cemas untuk masalah kemacetan, karena system lalu lintasnya yang bagus. Oleh karena itu, Penulis sependapat jika dikatakan Indonesia harus belajar pada Negara Jepang untuk mengatur system Lalu lintas. Berikut adalah perbandingan kondisi lalu lintas Negara Indonesia dengan Negara Jepang yang dapat diambil sebagai pelajaran bagi Bangsa Indonesia, yaitu :
1.       Penempatan posisi dalam berkendara
Secara umum ruas jalan di Jepang dibagi menjadi tiga ruas yakni, trotoar untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda, sisi kiri jalan untuk pengendara sepeda motor, dan sisanya untuk pengendara mobil. Seperti halnya pejalan kaki, pengendara sepeda harus selalu berada di trotoar, termasuk ketika ingin menyeberang maka pengendara sepeda harus menyeberang di zebra cross. Pengendara sepeda motor selalu berada di lajur paling kiri. Pengendara sepeda motor diperbolehkan untuk menyalip mobil hanya jika mobil di depannya sedang berhenti di ruas kiri jalan. Pengendara sepeda motor juga diperbolehkan menggunakan jalur mobil, hanya saat ia ingin belok kanan dan sedang berada di jalan dua lajur, selebihnya pengendara sepeda motor harus tetap berada di lajur kiri.
Untuk di Indonesia sendiri pembagian jalan yang sedetail itu tidak berlaku. Baik pengendara sepeda, motor maupun mobil berada di jalur yang sesuai kehendak pengendaranya. Mereka bergerak dan menyalip kendaraan lain dengan bebas, bisa di sisi kiri, tengah, atau kanan. Hal demikian menyebabkan seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas.

2.     Kedudukan Pejalan Kaki
Di Jepang, pejalan kaki punya predikat VIP di jalanan, tentunya dengan catatan pejalan kaki yang juga taat aturan lalu lintas. Setiap kali kita menemui pejalan kaki, maka pengguna jalan yang lain, entah itu orang yang bersepeda, pengendara sepeda motor, atau mobil, harus mengalah. Contoh ketika ada pejalan kaki yang ingin menyeberang maka pengguna jalan yang lain harus berhenti dan mempersilakan pejalan kaki untuk menyeberang. Bahkan untuk kasus khusus, ketika pejalan kaki yang menyeberang adalah seorang yang lanjut usia dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyeberang, pengguna jalan yang lain tetap berhenti dan sabar menunggu.
            Untuk Indonesia, seorang pejalan kaki yang ingin menyeberang harus mengalah pada pengguna jalan lain yang lebih besar jika tidak ingin celaka. Tidak jarang ketika kita menyeberang, kita harus mengharap belas kasihan dari pengguna jalan yang lain untuk sedikit melambatkan laju kendaraannya dan kita harus berjalan cepat atau berlari-lari supaya tidak tertabrak.

3.      Ketegasan Peraturan Lalu Lintas
Di Jepang, Peraturan lalu lintas memiliki sanksi yang tegas  bagi pelanggarnya. Mulai dari penentuan poin-poin penalti yang dapat berujung pencabutan SIM hingga kerja sosial di masyarakat. Salah satu sanksi yang paling berat yang saya ingat adalah jika kita terlibat dalam kecelakaan lalu-lintas dan terbukti bersalah hingga timbulnya korban cacat, maka seumur hidup kita berkewajiban untuk menanggung biaya hidup korban cacat itu.
Di Indonesia, Peraturan Lalu Lintas juga memiliki sanksi bagi pelanggarnya, hanya saja ketegasan di dalamnya masih kurang. Tak jarang kita menemukan pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas tetapi dibiarkan saja (asal sudah membayar uang tilang).



C.PENUTUP
Berdasarkan uraian di atas, penulis menarik kesimpulan yakni Indonesia seharusnya belajar dari Jepang tentang pengaturan posisi dalam berkendara di jalanan, penerapan berbagai macam aturan lalu lintas serta penetapan sanksi bagi pelanggar aturan lalu lintas. Agar angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia dapt diminimalisir.

D.Daftar Pustaka
·         http://id.wikipedia.org/wiki/Lalu_lintas (Senin, 31 Oktober 2011, 01:00 WITA)
·         http://lakso.wordpress.com/2010/01/06/sembilan-nyawa/ (Senin, 31 Oktober 2011, 01:30 WITA)

Selasa, 13 September 2011

Mengenal Manusia Melalui Filsafat

Filsafat ialah tertib atau metode pemikiran yang berupa pertanyaan kepada diri sendiri tentang sifat dasar dan hakikat berbagai kenyataan yang tampil dimuka. Filsafat manusia merupakan bagian dari filsafat yang mengupas apa artinya manusia. Filsafat manusia mempelajari manusia sepenuhnya, sukma serta jiwanya.
Filsafat manusia perlu dipelajari karena manusia adalah makhluk yang mempunyai kemampuan hak istimewa dari sampai batas tertentu memiliki tugas menyelidiki hal-hal secara mendalam. Manusia dapat mengatur dirinya untuk dapat membedakan apa yang baik dan buruk baginya yang harus diperoleh dari hakikat diri manusia.
Filsafat berpretensi mengatakan apa yang paling penting bagi manusia. Para filsuf mangatakan dan menimbulkan berbagai pendapat. Bagi Platon dan Platin misalnya, manusia adalah suatu makhluk ilahi. Bagi Epicura dan Lekritius sebaliknya manusia yang berumur pendek lahir karena kebetulan dan tidak berisi apa-apa. Descartes mengambarkan manusia sebagai terbetuk dari campuran antara dua macam bahan yang terpisah, badan dan jiwa.
Filsafat mengajukan pertanyaan dan mengupasnya. Filsafat bertanya pada diri sejak ribuan tahun apakah manusia itu, dan darimana datangnya manusia, tempat apakah yang didudukinya dalam alam semesta yang luas, darimana manusia datang dan untuk apakah ia ditakdirkan.
Filsafat manusia menduga bahwa suatu watak manusia suatu kumpulan corak-corak yang khas, atau rangkain bentuk yang dinamis yang khas yang secara mutlak terdapat pada manusia. Kategori manusia secara fundamental dari semua kebudayaan memiliki kesamaan. Suatu kebudayaan manusia tidak mungkin ada tanpa bahasa. Semua kebudayaan diatur untuk dapat menyelamatkan solidaritas kelompok yang dengan cara memenuhi tuntutan yang diajukan oleh semua orang, yaitu dengan mengadakan cara hidup teratur yang memungkinkan pelaksanaan kebutuhan vital mereka.
Perbedaan Filsafat Manusia dengan Ilmu-Ilmu yang bersangkutpaut dengannya. Ilmu yang mengemukakan kesimpulan-kesimpulan dengan bahasa matematika, yang menunjukkan bahwa mereka dalam objeknya mencapai secara langsung hanya apa yang dapat diukur dan dapat dihitung jumlahnya. Filsafat mengarahkan penyelidikannya terhadap segi yang mendalam dari makhluk hidup. Filsafat bertanya apakah yang paling mendasar memberi corak yang khas pada manusia, apakah yang menyebabkan ia bertindak sebagimana yang ia lakukan.
Fisafat selalu tergantung dari konteks kebudayaan dimana dia berkembang, namun dia tetap merupakan sesuatu yang sama sekali berlainan dengan jumlah atau perpaduan segala pengetahuan dari suatu zaman. Filsafat tidak dituntut untuk mempergunakan kesimpulam-kesimpulan sebagai titik tolak yang wajib bagi pemikirannya. Maka seharusnya bertolak dari pengetahuan dan pengalaman manusia, serta dunia yang secara wajar ada pada setiap individu yang dimiliki oleh semua orang secara bersama-sama.

Senin, 12 September 2011

4 MUSIM di JEPANG

Jepang adalah salah satu negara yang mempunyai empat musim.
Jangka waktu antara 4 musim tersebut, kurang lebih 3 bulan. 4 musim itu adalah :
a.      Musim Semi (Spring, 春, haru)
Musim Semi dimulai sekitar bulan Maret, dan orang Jepang menyambutnya dengan gembira, karena hari-hari dingin dan tidak bersahabat telah berakhir. Musim Semi ditandai dengan munculnya kuncup-kuncup bunga pohon plum (梅, ume). Dan setelah bunga pohon plum berakhir, muncul kuncup-kuncup bunga paling terkenal di Jepang, bunga Sakura (桜).

b.      Musim Musim Panas (Summer, 夏, natsu)
Musim Panas diawali dengan musim hujan sekitar seminggu, yang disebut Tsuyu (梅雨). Musim Panas di Jepang bisa mencapai suhu maximum 35oC, dengan kelembapan lebih dari 90%. So, gag perlu olahraga angkat besi, dengan duduk diam saja, sudah sukses membuat kita mengeluarkan keringat. Musim Panas dimulai sekitar bulan Juni ditandai dengan pohon-pohon hijau dan nyanyian ribut serangga yang bernama ‘Semi’. Sekolah di Jepang memberi libur Musim Panas sekitar sebulan. Salah satu aktivitas yang disukai kaum muda Jepang di Musim Panas adalah bermain ke pantai dan ke laut. Meski di tiap musim juga diadakan festival, Musim Panas adalah musim dengan jumlah festival terbanyak dan tersemarak.

c.       Musim Gugur (Autumn, 秋, aki)
Musim Gugur, ditandai dengan mulai rontoknya dedaunan di pohon-pohon, dan berakhirnya hari panas dan lembab. Berawal sekitar bulan September. Musim ini terkenal dengan daun yang berubah warna jadi kuning, merah, oranye, dan disebut Momiji (紅葉). Para binatang liar seperti beruang, mengumpulkan persediaan makanan untuk ditimbun selama mereka tidur jangka lama di Musim Dingin.

d.      Musim Dingin (Winter, 冬, fuyu).
Musim Dingin, ditandai dengan turunnya butir-butir salju pertama di awal Desember. Di jaman dulu, Musim Dingin ini adalah musim yang paling berat, dan mungkin paling banyak menelan korban jiwa karena ganasnya cobaan alam dengan hawa dingin dan badai salju. Di beberapa daerah seperti Hokkaido di utara, suhu udara bisa mencapai -20oC. Rata-rata aktivitas orang-orang Jepang di musim dingin ini, adalah bermain ski, snowboard, dan es skating. Serta Onsen / hot spring (Pemandian air panas).