Rabu, 02 Januari 2013

3 KATA KUNCI UNTUK JADI LEBIH BAIK



Satu hari telah berlalu menuju hari kedua di tahun 2013. Hari ini setelah sholat Subuh, saya menyalakan televisi yang ada di kamar. Chanel yang saya pilih adalah TVRI, yang sedang menayangkan siaran ceramah subuh. Masa muda adalah masa keemasan bagi manusia. Masa ini harus dimanfaatkan dengan melakukan hal-hal yang positif, termasuk dalam hal menonton. Ketika kita menonton, tujuan kita tidaklah hanya untuk menghibur diri, melainkan harus ada pelajaran atau makna kehidupan yang bisa kita ambil. Untuk itu kita harus pandai-pandai dalam memilih chanel atau program acara yang tersedia.

Dari program acara yang saya pilih tadi pagi ini, saya mendapatkan 3 kata kunci untuk melakukan Hijrah. Hijrah adalah berpindah, di sini saya memaknainya sebagai perpindahan ke arah yang jauh lebih baik sesuai syariat Islam (berubah untuk jadi lebih baik). Perpindahan atau perubahan ini biasa menyangkut untuk diri kita. Tidak jarang, pemikiran untuk merubah diri menjadi lebih baik muncul dalam diri kita. Namun, kebanyakan hanya menjadi sebatas pemikiran atau keinginan belaka.

Dari 3 kata kunci itu, posisi pertama adalah Keberanian. Di susul dengan Tenang, dan yang ke tiga adalah Optimisme. Di kesempatan ini, saya tidak akan memaparkannya seperti apa yang disampaikan pembicara di program acara tersebut. Karena pada waktu itu saya sedang mengaji, sehingga tidak terlalu fokus menonton. Jadi, saya akan mencoba memaparkannya sesuai dengan pemahaman saya.

Keberanian. Ketika kita sudah memiliki niat untuk melakukan sesuatu, biasanya sering muncul rasa cemas karena takut gagal atau takut salah atau takut dengan risiko yang mungkin saja muncul. Kecemasan itulah yang biasanya menghambat kita untuk bertindak. Jadi, di sini yang sangat diperlukan adalah keberanian. Kita harus berani, apapun resikonya kita harus siap terima. Setiap tindakan yang kita pilih punya resiko, jadi Beranilah.

Setelah memiliki keberanian, kita mulai melakukan sesuatu yang menjadi niat baik kita. Selama melakukan itu, sering juga muncul rasa panik. Untuk mengatasi kepanikan tersebut ialah dengan bersikap tenang. Kita harus yakin, bahwa Allah selalu bersama kita, bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sikap tenang kita itu harus dibarengi dengan Optimisme. Optimisme ini adalah sikap percaya diri yang harus kita miliki. Sikap percaya diri ini tertuju pada harapan bahwa  apa yang kita lakukan akan berhasil dengan keadaan yang baik.

Kesimpulannya, Untuk Hijrah menjadi diri yang lebih baik terdapat 3 kata kunci yang harus kita miliki yaitu Keberanian, Tenang, dan Optimisme. Insya Allah dari niat yang baik akan menghasilkan hal yang baik pula.
Ayo Lakukan kebaikan hari ini untuk jadi pribadi yang lebih baik. Bismilaahirramaanirrahim ^_^

Selasa, 01 Januari 2013

SUBUH PERTAMA DI AWAL TAHUN 2013



“wuiih, bangun pagi mi anakku,” kata ayah sambil tersenyum memujiku. 
Pujian itu kudapat tepat 1 Januari 2013 setelah selesai sholat subuh. Pujian itu dilontarkan ayahku, karena ayahku tahu kalau saya tidak pernah bangun subuh setelah ramadhan di tahun 2012. Bangun pagi memang jarang sekali saya lakukan, begitu halnya dengan sholat subuh. Setiap kali tidak sholat subuh, ada perasaan gusar di dalam hati saya.
Di malam pergantian tahun baru masehi semalam, saya bertekad kalau mulai sekarang saya akan bangun subuh untuk bisa menunaikan ibadah sholat subuh. Bukankah kalau amalan sholat kita baik, maka baik pula amalan lainnya dan kita bisa terhindar dari perbuatan keji dan mungkar.
Allah yang Maha Kuasa, punya banyak cara untuk menjaga hambanya, termasuk dari kemalasan. Saya ingat waktu itu tepat tanggal 15 Desember 2012, di pagi hari handphone saya bordering yang membuat saya terbangun. Saat saya menjawab telepon itu dengan kondisi yang masih setengah sadar, saya tidak mengenali siapa yang menelpon. Namun, kesadaran saya menjadi utuh ketika dia menyebutkan namanya. Ternyata, dia adalah teman SMA-ku.
“Begh, mhuly baru bangun. Orang itu jam segini sudah fresh, sudah mandi. Sudah sholat subuh…,”kata temanku yang terdengar seperti sedang menertawaiku.
Mendengar itu, saya hanya bisa tertawa cengengesan dengan rasa malu. Hal ini membuat saya benar-benar malu. Tapi waktu itu, saya hanya malu sama temanku itu, alhasil keesokan harinya saya tetap bangun kesiangan. Sampai saatnya di malam 31 Desember 2012, saya memutuskan untuk bisa setiap hari bangun jam 5 subuh agar bisa melaksanakan sholat subuh. Sekitar pukul 1 dini hari usai pergantian tahun, saya tidur. Sebelum tidur saya berdoa dan berniat,” Ya Allah, saya niat bangun untuk sholat subuh.” Kemudian saya menyetel alarm di handphone kakak saya. Dan Alhamdulillah, saya pun terbangun mendengar suara Adzan subuh dari ayah saya dan segera setelah itu saya lekas mengambil wudhu dan melaksanakan sholat subuh. Saya berharap sholat subuh pertama saya di tahun 2013 ini bisa terus konsisten dan continue di hari-hari berikutnya dalam hidup saya.
Kesimpulan hari ini, beranikan ambil keputusan, bulatkan tekad dengan niat yang jelas, dan lakukan sesegera mungkin. Jadilah pribadi yang setiap waktu jadi lebih baik. SEMANGAT DAN SALAM BAHAGIA.
Bismillaahirahmaanirahim. ^_^

Sabtu, 06 Oktober 2012

Move ON

masa lalu telah berlalu,
engkau datang menggenggam tanganku,
menarikku pergi bersamamu,
tinggalkan kisah kelabu.

masa lalu telah berlalu,
kini hanya ada kau dan aku,
melangkah mengikuti kompas harapan
menuju ke arah masa depan

masa lalu telah berlalu,
tidak ada keraguan dalam diri,
bersama, kita berjalan beriringan
demi satu tujuan,
Kebahagian.


Aku,Kodok dan Hujan



Dulu aku sering dipanggil KODOK, mungkin itu terdengar aneh, tapi begitulah adanya. Setiap hujan turun, aku akan segera berlari keluar dari ruangan segi empat untuk menyambut air yang jatuh dari langit itu. 
Begitu banyak suara yang mencoba menghentikan langkah kakiku. Tapi daya magnet yang ada di setiap tetesan air itu terlalu kuat. Aku tidak pernah merasa takut untuk bersentuhan langsung dengan alasan yang menyebabkanku dipanggil KODOK. Aku tidak peduli dengan seruan KODOK untuk diriku, karena yang ku tahu, 
Hujan bukanlah sekedar air yang turun dari langit, begitu pula dengan diriku yang lahir di dunia ini. Aku dan hujan sama-sama memiliki alasan mengapa dan untuk apa ada di dunia ini !! 
AME GA DAISUKI :)
#High School's moment

Selasa, 04 September 2012

Hari Ini

hari ini , aku duduk termenung
menunggu dia yang tak kunjung datang.
janji yang dulu terucap
masih tersimpan dalam ingatan ini

hari ini, harusnya jadi hari itu
hari dimana kau ada disini
menyatukan yang seharusnya bersatu

hari ini, seperti biasa
selalu saja menunggu
moment indah yang kau janjikan

hari ini, esok dan seterusnya
hingga kau hadir,
akan menjadi hari kelabu
hari yang penuh lara karenamu


Rabu, 08 Agustus 2012

DEWASA

Happy Birthday, Selamat ulang tahun, dan sebagainya.. banyak ucapan selamat seperti itu yang Mhuly terima di tanggal 12 Juli,,, Yaa, tepat hari itu Hari Kelahirannya Mhuly di muka bumi ini. Usia Mhuly saat ini sudah 20 tahun. Tidak terasa sudah 1/5 abad Mhuly menjalani kehidupan di bumi ini.(Lebayyy)

Di usia Mhuly yang 20 tahun ini, Mhuly banyak menerima Kado dari Allah SWT, begitu banyak mimpi yang terwujud dan target yang tercapai. ALHAMDULILLAH.
Namun, ada ungkapan dari kawan Mhuly yang membuat Mhuly berpikir, merenung, bahkan bercermin (#NahLoh)
"Mhuly, dewasamko, janganmko begitu," seperti itulah kata kawan Mhuly dengan dialek daerahnya. :)

DEWASA?? apa sih arti dewasa?? kenapa kita harus dewasa?? memangnya kalo tidak dewasa apa yang akan terjadi, bla..bla..bla.. Begitu banyak pertanyaan yang muncul dari diri Mhuly sendiri.
Sebenarnya sudah lama pertanyaan-pertanyaan itu muncul di kepala Mhuly, hanya saja saat ini Pertanyaan itu semakin sering menghantui Mhuly.

Ada kata bijak " Tua itu Mutlak, Dewasa itu Pilihan". Dan Mhuly memilih untuk tidak dewasa. Mhuly memilih untuk tetap menjadi Mhuly yang orang bilang kekanak-kenakan. alias Mhuly memilih untuk jadi anak-anak. Kehidupan anak-anak jauh lebih simple (apa adanya), lebih menyenangkan, lebih bebas, dan lebih ekspresif. Berbeda dengan kehidupan orang dewasa yang kaku, banyak aturan, penuh intrik dan kepalsuan.(My opiny)

Tapi, kata DEWASAyang terlontar dari mulut kawan Mhuly, membuat Mhuly berpikir dan terus berpikir, apa benar dewasa seperti itu?? Kalau memang benar, kenapa banyak yang mengharuskan kita untuk dewasa, seakan-akan dewasa itu adalah sosok yang WOW :D

Akhirnya Allah memberikan Mhuly petunjuk dengan kejadian-kejadian bersama orang-orang yang benar-benar dewasa. Bukan seperti orang-orang yang MENGAKU dewasa tetapi sikapnya JAUH LEBIH KEKANAK-KANAKAN dari sikap Mhuly (just opiny).

Bagi Mhuly DEWASA adalah sosok yang bisa mengontrol diri dalam bersikap dan berpikir, sosok yang tahu mana yang benar dan mana yang salah, sosok yang bijak, punya pemikiran jangka panjang.

Pemikiran Mhuly tentang kehidupan orang dewasa yang kaku, banyak aturan, penuh intrik dan kepalsuan itu salah. Kehidupan seperti itu dimiliki oleh ORANG YANG MENGAKU DEWASA. Justru kehidupan orang dewasa itu lebih tentram, damai, Teratur, santai.

Dulu Mhuly juga beropini kalau orang dewasa itu terlalu BANYAK PIKIR, dan menurut MHuly itu ribet dan kelamaan. Selama ini Mhuly langsung bertindak tanpa pikir panjang. Makanya tidak jarang banyak orang yang salah paham bahkan sampai sakit hati. Tapi, sekarang Mhuly mulai berusaha untuk Berpikir sebelum bertindak.

"Dan, Mhuly yang sekarang memilih untuk berusaha Dewasa tetapi tidak Mengaku Dewasa." #Insya Allah ^_^

Selasa, 15 Mei 2012

ALL IS YOU

Rangkaian kata yang muncul saat mengikuti seleksi PPAN ( Pertukaran Pemuda Antar Negara ) di tahun 2012,, yaaa walaupun tidak terpilih, tapi dengan mengikuti program itu, saya jadi punya kenalan baru, pengalam baru, dan yang satu ini :

#Rangkain Kata Yang Tidak Terencana -> Muncul Begitu saja, tetapi sudah di EDIT ^_^ (lebayyyy)

 
My brain just think one thing,, 

My eyes just see one face,,

My ears just hear one voice,,

My hand just hold one hand,,

My heart  just keep one heart,,


And All is You

Nothing better than You :-)